Page

Selasa, 22 November 2011

Rasulullah Cerminan Untuk Para Ikhwan (Penampilan)

Seperti yang kita ketahui para pejuang dakwah memiliki penampilan yang umunya bergelut pada baju koko, peci, sarung, serta berjenggot. Ya, terus terang kita yang masih muda jika ingin seperti itu rasanya kurang menyemangati hidup, artinya untuk era mode jaman sekarang boleh dibilang monoton. Memang bagi kita seseorang yang terlalu mengutamakan penampilan itu akan dikira riya atau bahkan takabur nantinya. Mereka para aktifis dakwah menitik beratkan pada niat dari hati, masalah perkara penampilan dikesampingkan.

Berdandan bagi ikhwan?
Ikhwan memiliki daya tarik jika mereka juga tidak terlalu mengesampingkan penampilan, yang secara umum dapat kita terapkan tidak hanya pada baju tapi menyeluruh jasad. Kita kembali pada tokoh utama kita, Nabi Muhammad SAW adalah orang yang gentle dari sikap maupun penampilan. Bagaimana tidak beliau adalah sosok panutan hidup kita, maka hendaknya kita untuk lebih mengenal Rasulullah SAW yang begitu memikat para kaumnya, terutama para akhwat.

Terus seperti apakah kita harus berdandan? Tampil keren yang memikat para akhwat, atau "Cool" yang selalu dicerminkan oleh Rasullulah SAW serta para sahabat sahabatnya. Berikut 7 hal yang dapat kita teladani dari Rasulullah SAW.



  1. Bersih. Jelaslah bagi kita penilaian utama suatu penampilan diawali dengan kebersihan itu sendiri yang kita utamakan. "(Allah) itu Zatnya bersih dan Dia mencintai kebersihan, "(HR. Tirmidzi). Lalu apakah seorang ikhwan mau berpenampilan kucel, dekil, atau bahkan jorok? tentu tidak kan?, mau dikatakan seperti apa ikhwan yang rajin mengaji jika seperti itu?. Badan kita punya hak untuk dirawat, dibersihkan, dijaga dengan baik. Memang jasmani dan ruh kita hanya milik Allah SWT semata dan kita hidup untuk menyembahNya. Justru karena itu titipan dari Allah SWT yang menjadi tanggung jawab kita agar nantinya ketika kita dipertanyakan di akhirat nanti tidak seenaknya sendiri menelantarkan jasmani kita.
  2. Kuku. Bagian tubuh yang memiliki efek tertentu jika kita tidak merawatnya dengan baik. Seperti apa efeknya? ya jelas, masalah yang sering kita temui jika kuku kita panjang adalah kotoran yang membuat kuku kita menjadi hitam. Bagaimana? pernah kita menemui seseorang yang berkuku hitam? menjijikan bukan?. Nah coba kita implementasikan, ikhwan yang berkuku hitam berangkat ngaji, mau seperti apa PDkah? Seganteng apapun meski berkuku hitam mau dibilang apa?, tetep saja kotor.
    "Fitrah itu ada 5 macam; berkhitan, mencukur rambut kemaluan, merawat kumis, memotong kuku, mencabut buku ketiak." (HR. Bukhari dan Muslim).
  3. Kumis dan Jenggot. Sebagian ulama mengatakan kalau kita sebagai ikhwan berjenggot itu sunnah. Ya bolehlah kita ambil manfaatnya, namun itu tidak hanya mengutamakan fadilahnya saja. Kita harus bisa merawatnya dengan baik, agar lebih enak diperhatikan serta tidak acak acakan.
  4. Bagian "dalam". Penting bagi ikhwan untuk selalu menjaga bagian dalam. Rasulullah SAW. menyuruh kita untuk mencukur rambut kemaluan dan mencabut bulu ketiak, tidak lain untuk kesehatan bagian "dalam" kita.Gantilah pakaian dalam secara rutin setiap hari, apalagi jika terkena najis.
  5. Mulut (Bersih dan Segar). "Kalaulah tidak memberatkan umatku, akan aku perintahkan mereka bersiwak setiap akan shalat," sabda Nabi SAW. Bersiwak, istilah yang kita lebih paham yaitu bersikat gigi dengan pasta gigi. Sekarang atau masa kini hal tersebut sudah tidak asing lagi dan sudah mudah kita temukan di pasaran. Jika kita masih belum merasa cukup kita juga bisa menemukan mouthwash di pasaran yang memiliki fungsi untuk menyegarkan serta memberikan bau yang enak. Bahkan bukan hanya bersiwak, kita juga patut menjaga apa yang akan kita makan agar mulut kita tetap sehat dan segar.
  6. Wangi. Banyak yang bercerita bahwa keringat Rasulullah SAW itu wangi kesturi atau cendana(misk). Itu bukan sesuatu yang aneh karena beliau orang yang suka wewangian, "Malu, memakai wewangian, bersiwak dan nikah adalah sebagian dari perilaku para rasul,"(HR Tirmidzi).Ya kita memusatkan pada manfaat bukan tujuan untuk memikat para akhwat semata, karena kita mengikuti sunnah yang di contohkan oleh rasul. Kembali lagi kita coba melihat jika seorang aktifis dakwah kalau berbau tidak sedap mau seperti apa? akan memalukan.
  7. Bugar. Seorang ikhwan juga harus melatih tubuhnya agar tetap sehat bugar, tahan banting, serta gesit. Nabi Muhammad SAW itu memiliki tubuh atau fisik yang luar biasa bagus. Umar bin Khatab yang hebat dalam bergulat serta dijuluki jawara Quraisy pun takluk oleh Rasulullah.


[dikutip dari  Macho Ala Rasulullah | gaulislam.com]

2 komentar: